Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Cita - Cita

Contoh Naskah Pidato Tema Menggapai Cita - Cita. Raihlah Cita citamu. Gapailah Cita citamu
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Yang terhormat, Ibu/Bapak Guru yang saya hormati. Juga teman-teman yang saya cintai.
Pada kesempatan ini, perkenankan saya menyampaikan "Pidato Singkat ini tentang Cita-cita".

Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa yang telah memberikan kita segenap rahmat sehingga kita masih diberikan kesehatan dan kedamaian.

Ibu/Bapak Guru dan teman-teman yang saya cintai..

Setiap manusia tentunya memiliki cita-cita, dan untuk dapat mewujudukan cita-cita tersebut tentunya tidaklah mudah semudah membalikan telapak tangan. Dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan serta tenaga yang cukup besar, Serta keinginan yang sangat besar dan dorongan kuat dari dalam hati kita sendiri.

Ibu/Bapak Guru dan teman-teman yang saya cintai..

Dalam proses kehidupan tidak ada satupun hal yang sifatnya instan, begitu juga dengan mengejar cita-cita. Banyak jalan yang harus kita lalui dalm mewujudkan cita cita tersebut. Tidak sedik jalan terjal yang harus kita lalui.

Ibu/Bapak Guru dan teman-teman yang saya cintai..

Selagi kita mau bersungguh-sungguh, maka tidak ada yang tidak mungkin. Marilah kita tetap fokus dengan tujuan awal kita. Apapun yang kita cita-citakan pasti akan terwujud bila kita mau berusaha dengan sepenuh hati untuk meraihnya.

Ibu/Bapak Guru dan teman-teman yang saya cintai..

Mari kita pergunakan waktu kita dengan sebijak mungkin. Jangan menyia-nyiakan waktu kita untuk hal-hal yang tidak ada gunananya. Mari memfokuskan diri untuk mewsujdukan semua impian kita karena dengan begitu kita akan terahkan pada jalan yang benar untuk merealisasikan harapan kita.
Dan kalaupun kita gagal meraih mimpi tersebut, janganlah kita berputus asa.
Ada pribahasa mengatakan "Tak ada rotan, akarpun jadi". Yang mana maksudnya, bila apa yang kita cita-citakan sejak dulu tidak bisa capai, mungkin Tuhan berkehendak lain. Mungkin apa yang kita dapatkan saat itu adalah yang terbaik untuk kita.

Ibu/Bapak Guru dan teman-teman yang saya cintai..

Demikian, sedikit pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga dapat memberikan manfaat, Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tentang Sabar | Kesabaran


Kultum Singkat Tema Sabar | Kesabaran.

Sabar dalam menyikapi segala sesuatu yang akan selalu menggoda iman kita merupakan sesuatu hal yang sangat perlu kita pupuk dari sejak usia dini.
Kesabaran dalam menahan hawa nafsu bisa menjadi nilai plus bagi diri kita didalam mengarungi bahtera kehidupan ini, yang semakin hari semakin besar godaan yang kita hadapi.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’in waala umuriddunya waddin wassalatu wassalamu ala asrofil ambiya’i wal mursalin waala alihi wasohbihi ajma’in ama ba’du

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad SAW

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang makna “sabar” didalam kehidupan.. Sabar berasal dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa. Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba, karena dengan kesabaran sesorang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.

Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam Al-Qur’an maupun hadist, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalan menjalani kehidupannya. Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap dan menahan emosi, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik kelak di akhirat nanti.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah:153

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Dalam ayat tersebut Allah menjelaskan kepada orang-orang yang beriman bahwa Allah akan selalu beserta mereka yang menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong. Allah juga menjanjikan kedudukan yang tinggi (di surga) bagi hamba-hambanya yang bersabar. Seperti firman Allah dalam QS Al-Furqaan:75
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’in waala umuriddunya waddin wassalatu wassalamu ala asrofil ambiya’i wal mursalin waala alihi wasohbihi ajma’in ama ba’du

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad SAW

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang “sabar”. Sabar berasal dari kata “sobaro-yasbiru” yang artinya menahan. Menurut istilah, sabar adalah menahan diri dari kesusahan dan menyikapinya sesuai syariah dan akal, menjaga lisan dari celaan, dan menahan anggota badan dari perbuatan dosa. Sabar adalah pilar kebahagiaan seorang hamba, karena dengan kesabaran sesorang akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.

Sabar merupakan ajaran yang banyak sekali disinggung dalam Al-Qur’an maupun hadis, sehingga manusia senantiasa diarahkan untuk selalu bersabar dalan kehidupannya. Kesabaran yang sebenarnya adalah kemampuan dalam mengendalikan sikap, sehingga bisa dengan ikhlas dan rela hati menerima kondisi yang sedang dihadapinya demi mendapat balasan yang baik di akhirat.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah:153

Yaaa ayyuhaladziina aamunusta’ iinnu bish-shobri wash-shollaah innalloha, ma’ash-shobirin.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Dalam ayat tersebut Allah menjelaskan kepada orang-orang yang beriman bahwa Allah akan selalu beserta mereka yang menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong. Allah juga menjanjikan kedudukan yang tinggi (di surga) bagi hamba-hambanya yang bersabar. Seperti firman Allah dalam QS Al-Furqaan:75

ولٰٓئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوْا وَيُلَقَّوْنَ فِيْهَا تَحِيَّةً وَّسَلٰمًا   

Ulaaa’ika yujzaunal-ghurfata bimaa shobaruu wa yulaqouna fiihaa tahiyyataw wa salaamaa. 

“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.

Hadirin rahimakumullah.

​Jiwa kita memerlukan asupan nutrisi dan gizi yang baik. Kita harus selalu diberi nasihat berulang-ulang agar membekas di dalam kalbu. Apalagi nasihat tentang kesabaran, tentu akan sangat diperlukan untuk menguatkan jiwa agar tetap teguh, kokoh dan semangat.

Tangkaplah cahaya Ilahi dengan kesabaran. Kesabaran bagi diri manusia merupakan “dhiya’ ” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan hidup di dunia. Rasulullah mengungkapkan , “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim).

Jadikan sifat sabar sebagai indentitas keimanan dan keislamanmu! Kesabaran merupakan salah satu sifat sekaligus ciri orang mukmin yang dicintai Allah. Ajaklah kalbumu untuk meneguhkan keimanan bahwa kesabaran adalah harga mati kekuatan iman dalam dirimu! Rasulullah SAW bersabda, 

“Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, Ia bersyukur karena (Ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika ia tertimpa musibah atau kesulitan, Ia bersabar karena (Ia mengetahui) bahwa hal tersebut adalah baik baginya.” (HR. Muslim).

Allah SWT berfirman , . “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS Ali Imran: 146).

Demikian saya akhiri, kurang lebihnya mohon maaf bila ada kata salah yang terucap. Kesempurnaan milik Allah, kesalahan milik saya. Wabilahi taufik wal hidayah, wa ridho wal inayah, wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kumpulan Kultum Singkat

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat dan Padat

Kultum Singkat
Contoh Ceramah | Dakwah Singkat Tema Puasa Ramadhan, Ibu, Taqwa, Bersuci, Kejujuran, Orang Tua, Bersyukur, Kesombongan, Kenakalan Ramaja, Ikhlas, Pemimpin Yang Amanah dan masih banyak yang lainnya yang bisa kalian dapatkan di blog ini.
Silahkan menyalin dan mengeditnya disesuaikan dengan kebutuhan.
Jangan lupa untuk membagikan artikel ini, siapa tau ada teman teman kalian yang membutuhkannya juga. like dan share ya :)


Bagi Yang Memerlukan Contoh Pidato Untuk Anak Sekolah, Baik untuk anak SD, SMP, SMA maupun SMP Silahkan Kunjungi artikel lainnya dari blog ini. Link Contoh Pidato Anak Sekolah

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tema Ilmu

Contoh Ceramah | Dakwah Singkat Tentang Perlunya Kita Mencari Ilmu.
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulilla tsummalhamdulillah wa sholatu wassalamu ‘ala sayyidinaa Muhammad wa’ala aalihi wa shohbihi ajma’in.
Rasulullah SAW bersabda bahwa menuntut ilmu adalah hukumnya wajib ( tidak boleh dilanggar) bagi setiap kaum muslimin dan muslimat. Nabi pun pernah bersabda dalam hadistnya yaitu

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَىالْجَنَّةِ
Artinya : ”Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan menuju surga”. (HR. Turmudzi)

Ilmu merupakan sebuah kunci untuk bisa sukses dunia dan akhirat. Islam menganjurkan kepada ummatnya supaya menjadi manusia yang pintar, bukan hanya pintar dalam urusan beribadah untuk urusan akhirat saja, tapi juga untuk bekal di dunia.

“مَنْ أَرَا دَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِا لْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَالْاآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya : ”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (HR. Turmudzi)”.

Hal ini terbukti dengan banyaknya para penemu ilmu pengetahuan yang berasal dari Islam seperti penemu ilmu medis ada ibnu Shina, Al Parabi, dan yang lainnya. Untuk ilmu metematika ada Al Jabar, Fisika, serta berbagai keilmuan yang sekarang ini dipelajari kebanyakan dari umat muslim.

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT
Pendidikan sejak dini adalah salah satu metode yang sangat penting sekali, dimana hal ini mesti menjadi pikiran semua pihak. Pemerintah sekarang ini sudah memfasilitasi pendidikan dengan memberikan subsidi serta dana bantuan untuk siswa agar pendidikan bisa dinikmati oleh setiap orang. Dengan adanya wajib belajar 9 tahun serta gratis iuran sekolah menjadi salah satu fasilitas yang diberikan pemerintah untuk serius dalam memberantas kebodohan. Namun di era modern seperti sekarang ini, pendidikan bukan hanya di sekolah, tapi pendidikan yang paling besar pengaruhnya terhadap anak adalah di lingkungan tempat mereka bermain dan berkumpul.
Hal ini tercermin dari hadist

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ
Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)

Bukan hanya ilmu saja yang mesti diberikan kepada anak, tapi juga mesti dibarengi dengan contoh ahlak yang baik. Harus ada keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan juga ahlak, agar disaat mereka menjadi orang yang berhasil juga memiliki ahlak yang mulia. Dengan begitu, maka terpuruknya moral penerus bangsa bisa teratasi. Ilmu dan pendidikan ahlak akan menjadi karakter yang kuat bagi anak, karena dengan ahlak yang mulia ilmu yang telah dipelajari akan memiliki banyak manfaat. Dan akan percuma jika pendidikan ahlak dikesampingkan. Sebagai orang tua, mendidikan anak untuk menjadi seorang yang shaleh dan juga cerdas memang cukup sulit, akan tetapi hal tersebut dapat terwujud dengan kerja keras untuk mengusahakannya.

Contoh Naskah Ceramah | Khutbah Singkat Tema Puasa Ramadhan

Mari kita tingkatan amal dan ibadah kita selama berpuasa di bulan Ramadhan.
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulilla tsummalhamdulillah wa sholatu wassalamu ‘ala sayyidinaa Muhammad wa’ala aalihi wa shohbihi ajma’in.
Kewajiban puasa ramadhan di tujukan untuk semua umat islam yang telah memenuhi syarat , adapun syarat wajib saum itu diantaranya : beragama islam, baligh dan berakal, kuasa/mampu, dan sehat yang terakhir mukim. Keawajiban puasa ramadahan juga terdapat pada Q.S. Al- baqarah firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah [2] : 183)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

شَهْرَ رَمَضَانَ ، إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ شَيْئًا

”(Puasa yang wajib bagimu adalah) puasa Ramadhan. Jika engkau menghendaki untuk melakukan puasa sunnah (maka lakukanlah).” (HR. Bukhari)

Puasa ramadahan berlangsung selama sebulan penuh yang biasanya ditandai oleh pengumuman pemerintah berdasarkan hasil sidang isbat. Pada dasarnya semua puasa itu sama yaitu menahan lapar dan haus serta menghindari  hal-hal yang dapat merusak pahala puasa, di mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.
Menurut  Imam  Al Ghazali tingkatan puasa dibagi tiga yaitu :

1. Puasa awam ( Shoumul ‘awam )

Puasa tingkatan ini adalah tingkatan puasa yang banyak dilakukan oleh kita sebagai umat islam. Tipe puasa ini adalah puasa yang hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga serta berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat) mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

2. Puasa khusus (  Shoumul khawashi )

Puasa tipe ini adalah tingkatan puasa yang dilakukan oleh para ulama sufi. Tipe puasa ini adalah puasa bukan hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga, berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat), serta menahan pendengaran, penglihatan, ucapan, perilaku serta seluruh anggota tubuh dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

3. Puasa khusus wal khusus ( Shoumul khawashil khawashi )

Puasa tipe ini adalah tingkat puasanya para Nabi,  para sahabat, dan para tabiin. Puasa tipe ini puasa tingkat tinggi, orang awam seperti kita tidak akan mampu melakasanakannya. Puasa tipe ini adalah puasa bukan sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga, berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat), serta menahan pendengaran, penglihatan, ucapan, perilaku serta seluruh anggota tubuh dari hal yang dapat membatalkan puasa juga hatinya yang selalu berdzikir mengingat Allah, jika dzikir terlepas maka puasa pun dianggap batal, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.  Wallohu’alam.
Pada puasa tingkat tertinggi ini tidak hanya mulut yang berpuasa dari berbagai makanan dan minuman serta menahan kemaluan dari berhubungan suami istri (jima’), serta anggota badan dari perbuatan maksiat, tapi juga menjaga jiwa, hati dan pikiran dari hal-hal yang melanggar ajaran syari’at.
Demikianlah uraian singkat ini mohon maaf bila ada kekurangan dan kekhilafan.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatu.

Contoh Naskah Pidato Tema Puasa


Berikut Contoh Pidato Singkat Tentang Puasa

Meningkatkan ibadah di bulan puasa / bulan Ramadhon.
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulilla tsummalhamdulillah wa sholatu wassalamu ‘ala sayyidinaa Muhammad wa’ala aalihi wa shohbihi ajma’in. 
Sebelumnya, mari kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT. Yang telah memberikan kita kesehatan sehingga kita masih diberi kesempatan untuk dapat hadir dal;am acara ini.
Hadirin yang berbahagia...
Kewajiban puasa ramadhan di tujukan untuk semua umat islam yang telah memenuhi syarat , adapun syarat wajib saum itu diantaranya : beragama islam, baligh dan berakal, kuasa/mampu, dan sehat yang terakhir mukim. Keawajiban puasa ramadahan juga terdapat pada Q.S. Al- baqarah yang berbunyi : “ Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebaagimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. Puasa ramadahan berlangsung selama sebulan penuh yang biasanya ditandai oleh pengumuman pemerintah berdasarkan hasil sidang isbat. Pada dasarnya semua puasa itu sama yaitu menahan lapar dan haus serta menghindari  hal-hal yang dapat merusak pahala puasa, di mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. 
Menurut  Imam  Al Ghazali tingkatan puasa dibagi tiga yaitu :
1. Puasa awam

Puasa tingkatan ini adalah tingkatan puasa yang banyak dilakukan oleh kita sebagai umat islam. Tipe puasa ini adalah puasa yang hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga serta berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat) mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

2. Puasa khusus

Puasa tipe ini adalah tingkatan puasa yang dilakukan oleh para ulama sufi. Tipe puasa ini adalah puasa bukan hanya sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga, berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat), serta menahan pendengaran, penglihatan, ucapan, perilaku serta seluruh anggota tubuh dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

3. Puasa khusus wal khusus

Puasa tipe ini adalah tingkat puasanya para Nabi,  para sahabat, dan para tabiin. Puasa tipe ini puasa tingkat tinggi, orang awam seperti kita tidak akan mampu melakasanakannya. Puasa tipe ini adalah puasa bukan sekedar menahan diri dari rasa lapar dan dahaga, berhubungan badan antara suami-istri di siang hari (nafsu syahwat), serta menahan pendengaran, penglihatan, ucapan, perilaku serta seluruh anggota tubuh dari hal yang dapat membatalkan puasa juga hatinya yang selalu berdzikir mengingat Allah, jika dzikir terlepas maka puasa pun dianggap batal, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.  Wallohu’alam.

Demikianlah uraian singkat ini mohon maaf bila ada kekurangan dan kekhilafan.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatu.

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tema Berbakti Kepada Orang Tua

Khutbah Singkat Tentang Berbuat Baik Kepada Orang Tua.
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Illahi Rabbi, sholawat dan salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada Baginda tercinta Nabi besar Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam.
Dalam kesempatan ini ijinkanlah saya untuk berpidato dengan membawakan  tema “Berbuat baik pada kedua orang tua”.
Hadirin rahimakumullah..
Orang tua kita memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama islam, itu artinya kita wajib memuliakan dan memberi kebahagian kepada orang tua kita dengan ikhlas lillahi ta’ala. Mereka (orangtua) yang mengurus kita semenjak dalam kandungan ibu sampai dewasa, dengan penuh pengorbanan jiwa, harta, tenaga, serta fikiran.
Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam al qur’an  dalam surah Lukman 14  yang artinya :” Dan kami perintahkan kepada manusia( agar berbuat baik ) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu”.
Ayat diatas menerangkan bahwa kita harus berbuat baik kepada kedua orang tua kita khususnya ibu, ibu yang mengandung kita selama Sembilan bulan, kemudian menyusui kita hingga dua tahun. Maka sudah sepantasnyalah kita membalas semua pengorbanan kedua orang tua kita.
Hadirin rahimakumullah.
Dalam riwayat pernah datang kepada Nabi sholallahu ‘alaihi wasallam seorang laki-laki, kemudian laki-laki itu bertanya : “ Ya Rasulullah! Siapakah yang pantas aku muliakan? “.
Kemudian Rasul menjawab : “Ibu-mu”.
Kemudian laki-laki itu bertanya lagi : “lalu siapa lagi Ya Rasulullh ?”.
Kemudian Rasul menjawab : “Ibu-mu”.
Kemudian laki-laki itu bertanya lagi : “lalu siapa lagi Ya Rasulullh ?”.
Kemudian Rasul menjawab : “Ibu-mu”.
Kemudian laki-laki itu bertanya lagi : “lalu siapa lagi Ya Rasulullh ?”.
Kemudian Rasul menjawab : “Bapak-mu”.
Oleh sebab itu sudah sewajarnya bila kita membalas semua pengorbanan kedua orang tua kita dengan berbuat baik kepadanya yaitu dengan cara sebagai berikut :

  1. Mempergauli keduanya dengan sopan.
  2. Selalu membantunya pekerjaan yang mampu kita kerjakan.
  3. Selalu menaati segala perintahnya(dalam hal kebaikan).

Demikianlah uraian singkat ini saya sampaikan, mohon maaf bila ada kekurangan.
Billahi taufik walhidayah waridho walinayah
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Tema Ciri Orang BerTaqwa

Ciri-ciri orang yang bertaqwa
Contoh Naskah Ceramah | Dakwah

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil’alamiin wa bihii nasta’iinu ‘ala umuuriddunyaa waddin, washalatu wassallamu ‘ala asysyrafilanbiyaai walmursaliin, wa’ala aalihii washohbihii ajma’iin. Ammaba’du.

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Subhaanahu Wata’ala, sholawat dan salam sejahtera semoga tetap terlimpah curahkan kepada jungjunan kita semua yakni Nabi Besar Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam, kepada sahabatnya, tabiin, atba’ul tabiin semoga sampaai pada kita sehingga kita semua mendapat syafaatnya. Aamiin

Berbicara taqwa pasti kita semua sudah mengetahuinnya, mulai anak SD sampai nenek sudah tahu apa itu taqwa. Taqwa itu menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangan Allah atau dalam bahasa arab taqwa itu adalah imtsalul awamirillah wajntinabun nawahih. Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang berarti melihara, atau bisa juga berarti melindungi.
Hadirin rahimakumullah

Adapun ciri-ciri orang yang bertaqwa sangat banyak disebutkan dalam Al qur’an salah satunya dalam surah Al Imran ayat 134-135 yaitu :

1. Aladzina yunfiquuna fissarrai wadzarai

yaitu orang-orang yang menginfakan hartanya di jalan Allah baik dalam keadaan lapang maupun sempit, yang berarti orang yang bertaqwa itu akan menginfakan hartanya di jalan Allah baik ketika ia dalam keadaan serba ada maupun dalam keadaan faqir.

2. Walkaadhimiinalghoidh

Yaitu orang-orang yang mampu menahan amarah meskipun ia mampu melampiaskannya, yang berarti orang yang taqwa itu akan mampu menahan amarahnya walau pun ia sanggup melampiaskannya namun ia akan menyembunyikan kemarahannya dengan sifat sabarnya.

3. Wal’aafiina ‘aninnas

Yaitu orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain, yang berarti orang yang taqwa itu akan mampu memaafkan setiap kesalahan orang lain meskipun ia mampu membalasnya. Orang yang meminta maaf itu baik namun orang yang memaafkan itu lebih baik.

4. Walladzina idzaa fa’aluu faahisyatan au dholamuu anfusahum dzakarallahu fastaghfaruu lidzunuu bihim

Yaitu orang-orang yang apabila ia berbuat keji atau mendholimi diri ia segera mengingat Allah dan memohon ampunan, yang berarti orang yang taqwa itu apabila ia berbuat keji kepada orang lain atau mendholimi dirinya sendiri ia akan segera mengingat Allah dengan bertaubat serta memohon ampun atas dosa-dosanya kepada Allah.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan.
Akhirulkalam wassalamu’alaikum warrahmtullahi wabarakatuh.

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tentang Hikmah Bersuci

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tema Hikmah Bersuci

Bismillahirrahmanirrahim
Asslamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bismillah Alhamdulillah washolatu wasallamu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala aalihi washohbihi ajma’in. ammaba’du.
Hadirin yang berbahagia dalam kesempatan yang baik ini insyaAllah saya akan sedikit mengulas tentang “Hikmah Bersuci”
Menurut istilah Agama Islam bersuci atau Thaharah artinya usaha membersihkan badan, pakaian, tempat, atau benda yang terkena najis atau kotoran dengan cara tertentu yang telah ditetapkan menurut syari’at agama islam.

  إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ 

Artinya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222).

Bersuci hukumnya wajib bila berkenaan dengan ibadah wajib, seperti wudhu misalkan, wudhu akan menjadi wajib apabila  wudhu mengikuti shalat, bersuci merupakan syarat sah didirikannya shalat, karena seseorang akan diterima shalatnya jika ia suci dari dua hadast yaitu hadast kecil dan hadast besar.

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا 

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Pengampun.” (QS. An-Nisaa : 43)

Hadirin yang berbahagia
Pada fitrahnya manusia cinta kebersihan namun terkadang manusia sering mengingkarinya. Padahal orang yang yang selalu membersihkan diri akan di sukai Allah Subhanahu wata’ala. Allah berfirman :
Innallaha yuhibbutawaabiina wayuhibbul muthathohiriin

artinya sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.

Pada dasarnya hadast itu dibagi 2 bagian yaitu hadast kecil dan hadast besar. Hadast kecil adalah hadast yang akan hilang dengan berwudhu atau yang apabila kita melakukan hadast kecil dapat membatalakan wudhu. Sedangkan hadast besar ialah hadast yang dapat hilang dengan melaksanakan mandi wajib.Setiap apa yang diperintahkan Allah pasti membawa hikmah yang dapat diambil oleh manusia, hikmah bersuci diantaranya :

  1. Membiasakan hidup bersih agar tubuh kita sehat terhindar dari penyakit, khususnya penyakit kulit atau pun penyakit kelamin.
  2. Bersuci juga mengandung hikmah bukan hanya membersihkan anggota badan dari najis , tetapi juga membersihkan hati kita dari sifat takabur, iri hati, ria dan penyakit hati lainnya.
  3. Memenuhi syarat-syarat dalam melaksanakan ibadah agar ibadah kita diterima Allah.
  4. Dengan bersuci kita akan selalu mengingat Allah dan selalu memperbaharui keimanan.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa bersuci sehingga kita menjadi mahluk yang dicintai Allah.
Demikianlah uraian singkat ini semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan memanfaatkanya dalam kehidupan sehari-hari.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Cinta Pertama atau Cinta Sejati?

Cinta... Cinta... Cinta... Satu kata yang tidak pernah berhenti menjadi satu topik yang menarik... 
Entah perasaan apa itu namanya, yang pasti rasa itu menjadi sesuatu yang aneh dan ganjil yang ada dimuka bumi ini.
Orang bilang itu namanya Cinta...
Hal ganjil yang susah diuraikan..
Banyak teori tentang cinta, tapi tak ada jawaban bila seseorang sedang Jatuh Cinta.
Apalagi kalo sedang patah hati atau sedang dilanda prustasi, semua jawaban hanyalah sebuah teori yang tidak akan pernah bisa diterima oleh nalar dan akal sehat oleh orang-orang yang sedang dilanda asmara (kasmaran) ataupun patah hati dan prustasi.
Rasa yang tak pernah pandang bulu... Ganjil, Lucu dan Menyebalkan...
Tapi kadang juga indah dan penuh warna, seolah tak pernah ingin berpisah, seolah hanya milik kita, seolah hanya untuk kita, seolah dunia ini hanya milik kita berdua... hahahaha.
Itulah cinta...
Lima hurup yang mempunyai daya magic yang sungguh luar biasa...
Tak ada yang bisa menandingi dan tak ada yang pernah bisa membendungnya.
Dia seperti kekuatan semu yang luar biasa.
Bukan aku mengagungkan cinta, bukan aku mendewakan cinta...
Tapi ini fakta yang tak bisa dipungkiri oleh siapapun.
Kalaupun ada yang menentangnya...
Mungkin itu hanyalah sumpah serapah yang ingin diungkapkan oleh orang-orang atas kegagalannya.
Mencoba tuk berpaling dari kenyataan bahwa sebetulnya diapun ingin dan berharap tuk dapat menikmatinya.
Mencoba berdalih kalau cinta bukanlah apa-apa.
Hanyalah sebuah teori.
Cinta bukanlah segalanya...
Whateverlah...
Kita yang menjalani dan kita juga yang merasakan.
Apapun yang terjadi, biarlah menjadi suatu rahasia hati kita.

Penafsiran orang akan arti dari "cinta pertama" sangatlah bervariasi.
Cinta pertama menurut sebagian orang ada berpendapat kalau cinta pertama adalah cinta monyet, yang mana itu terjadi disaat kita pertama kali menjalin hubungan dengan seseorang, Indah memang dan juga lucu. hihihi...

Banyak kejadian-kejadian unik yang terjadi disaat itu, cemburu buta yang tak tentu arah, juga rasa kangen yang kita rasakan begitu indah, aneh dan juga janggal...
Kita yang tadinya manja terhadap orang-orang disekitar kita, lambat laun mulai menghilang seiring waktu yang terus berjalan menuntun kita kearah dewasa.

Atau mungkin karena rasa malu yang mulai timbul, malu takut diketahui oleh pasangan kita, atau juga malu akan ada seseorang yang akan memberitahukan sikap kita yang manja itu kepada pasangan kita. Hehehehe.... Yang pasti saat itu terasa begitu indah, indah dan indah...
Mereka akan menganggap dan berkata "Inilah cinta pertamaku..."

Bagaimana kalau perasaan seperti itu muncul setelah kita berpacaran beberapa kali?
Tentu akan beda rasanya bila hal itu muncul di saat kita sudah melalui beberapa kali hubungan (pacaran)....
Bukan cinta pertama dong?
Mungkin juga itu bukan cinta pertama, dalam artian bukan orang pertama yang singgah dalam kehidupan kita, tapi jangan salah, rasa atau perasaan yang timbul secara mendalam itu belum tentu datang dari pacar kita yang pertama, karena perasaan itu tidak bisa kita tebak kapan dan kepada siapa datangnya. Yang pasti, bila rasa itu hadir dihati kita yang paling dalam, kebahagiaan dan air mata tak akan pernah berhenti mendatangi kita.

Kenapa harus ada air mata? bukankah kita bahagia dengan pasangan atau pacar kita yang bisa membuat hati kita luluh?
Jawabannya sederhana, Itu karena kita begitu sangat khawatir dan merasa takut yang berlebihan, kita takut dan khawatir akan kebahagiaan yang kita rasakan disaat itu akan cepat berlalu, kita khawatir dan takut bila kita tidak bisa membuatnya bahagia, kita khawatir dan takut akan kehilangan dia.

Kenapa cinta pertama tidak datang pada pacar kita yang pertama?
Ada banyak alasan ysng menyebabkan hal itu terjadi, seseorang yang pertama kali mejalin hubungan, tidaklah sedikit yang hanya didasari karena perasaan kasihan, terpaksa atau malah mungkin karena gengsi atau hanya sekedar iseng dan coba-coba aja. Namun tidak menutup kemungkinan juga walau tadinya hanya sekedar iseng atau terpaksa itu bisa membuat sebuah jalinan yang tulus.

Kebahagiaan dan air mata yang membuat kita bahagia dan merana itu, tidaklah gampang untuk kita dapatkan. proses waktu dan ketulusan hati kitalah modal dasar dari semua itu.

Sama halnya seperti kita ingin membeli barang. teliti sebelum membeli, jangan terlalu memaksakan membeli kalau hati kita tidak terlalu cocok dengan barang tersebut, dan jangan juga dibeli kalau hanya merasa iba kepada penjualnya, sementara barang tersebut tidaklah berguna malah akan menjdi mubajir bila kita miliki. kita tidak perlu membeli barang tersebut kalau nantinya hanya akan membebani kita dan akhirnya membuang barang tersebut.

Jadi... Tidaklah heran kalu sebagian orang berpendapat bahwa cinta pertama adalah cinta sejati kita. hehehehe... Bisa jadi..

Udah mulai nguap nich...
Nanti di Apdet lagi..
Kapan-kapan kita bahas soal "Cinta Sejati". Ehmmm

Komentar donk... Supaya kita bisa saling berbagi rasa ini.... Wkwkwkwkw

=Bee=

Contoh Pidato tentang Gotong Royong Di Lingkungan

Contoh Pidato Tentang Gotong Royong,
Bagi Yang sedang membutuhkan contoh pidato tema "Gotong Royong", Mudah - mudahan contoh pidato tentang gotong royong ini bisa menjadi acuan atau contoh untuk kemudian diedit ulang disesuaikan dengan kebutuhan...
Berikut contoh pidato singkat tentang gotong royong

Assalamualaikum Wr Wb.
Yang terhormat Bapak/Ibu... yang saya hormati, juga hadirin semua yang saya cintai. Sebelumnya marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT yang mana atas Rahmat dan nikmat yang telah dilimpahkan olehNya kepada kita semua, sehingga pada kesempatan ini kita dapat berkumpul ditempat ini dalam keadaan sehat walafiat.
Hadirin yang saya hormati, bila kita mendengan kata gotong royong, maka secara otomatis yang terbersit kipikiran kita adalah bekerja atau bersih-bersih ligkungan disekitar tempat tinggal kita, tempat kerja kita, atau tempat sekolah kita. Tidak sedikit diantara kita yang merasa enggan untuk melakukannya.

Hadirin yang saya hormati, Gotong royong atau kerja bakti merupakan satu hal yang sangat positif, dimana dengan adanya gotong royong, rasa kebersamaan dan rasa toleransi antar warga atau antar sesama akan semakin tinggi.

Hadirin yang saya hormati,  Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah ataupun instansi-instansi tertentu agar budaya gotong royong kembali ditingkatkan, salah satu contohnya adalah dengan adanya "JumSih". Dimana pada setiap hari jumat, para karyawan baik yang di instansi pemerintah maupun swasta menjaga kebersihan dilingkungan sekitarnya dengan cara bekerja bersama membersihkan setiap apapun yang dianggap kotor untuk dibersihkannya dengan bersama-sama atau gotong royong. Tak ketinggalan juga, hampir disetiap sekolah banyak para pendidik yang menugaskan para siswanya untuk menyelesaikan tugas-tugasnya secara berkelompok.

Hadirin yang saya hormati, marilah kita memulai segala sesuatunya dari diri kita sendiri, luangkan sedikit waktu kita untuk bersosialisasi dengan warga dan lingkungan disekitar kita, tingkatkan ke-ikhlasan kita. Jangan sampai harus diajak tapi usahakan semuanya kompak :)

Hadirin yang saya hormati, Demikian pidato singkat ini saya sampaikan. mohon maf bila ada kata atau kalimat yang kurang jelas.
Wasalamualaikum wr.wbr

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tema Jujur | Kejujuran

Terapkan Sifat Jujur Dalam Hidup

Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan berjuta nikmat kepada kita. Shalawat beserta salam senantiasa dilimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para Nabi dan Rasul dan menjadi teladan yang sangat baik bagi kita selaku ummatnya.

Ada sifat yang begitu bersinar dari sosok Nabi Muhammad SAW yang perlu diteladani, yaitu sifat jujur dan amanah. Sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul, beliau pernah mengikuti pamannya untuk berdagang ke berbagai daerah di tanah Arab. Karena kejujuran beliau serta amanah yang digengam dari pamannya tersebut, maka beliau menjadi pedagang yang sukses dengan banyak pelanggan yang mengaguminya. Sifat jujur Nabi SAW terkenal ke berbagai daerah, sehingga kehadirannya pun telah dinanti banyak pembeli. Karena itulah, paman beliau sangat menyayanginya dan mempercayakan semua dagangan untuk dijual dan dipimpin oleh Beliau.

Dalam Alqur’an pun Allah SWT memperlihatkan bagaimana sifat jujur Rasulullah dengan diberi gelar sebagai suri tauladan yang sangat baik. Hatinya tidak pendendam melainkan selalu penyayang baik itu kepada anak kecil maupun orang tua. Sifat jujur mesti diterapkan bukan hanya diucapkan, karena kejujuran adalah modal yang sangat perlu dijaga jika ingin menjadi seorang yang sukses seperti Nabi SAW. Di era modern seperti sekarang ini sangatlah sulit mencari orang yang jujur, baik itu dalam ucapan, sifat, maupun dalam perbuatannya. Dalam perkataan siapapun bisa jujur, tapi dalam perbuatan sangat sulit untuk menerapkannya.

Jika tidak dimulai dari sejak kecil dengan menerapkan sifat jujur, maka akan sulit untuk dirubah ketika dewasa. Karena itulah pendidikan jujur mesti diterapkan sejak dini kepada anak baik itu di rumah, sekolah, ataupun di lingkungan. Perilaku jujur ini mesti dimulai dari orang tua, dengan memberikan contoh berbuat jujur kepada anak-anaknya. Jika semua orang sudah menerapkan rasa jujur dalam kehidupan sehari-harinya, maka Negara ini akan maju. Tidak akan ada koruptor, penjahat, dan sifat jelek lainnya, karena masyarakat semuanya menjungjung tinggi nilai kejujuran dalam kehidupannya.

Contoh Naskah Ceramah | Dakwah Singkat Tema Hidup dan Kehidupan


Memanfaatkan Waktu Hidup di Dunia. Contoh Ceramah | Dakwah Singkat Tentang Kehidupan.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’in waala umuriddunya waddin wassalatu wassalamu ala asrofil ambiya’i wal mursalin waala alihi wasohbihi ajma’in ama ba’du

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad SAW

Sahabat yang senantiasa dirahmati Allah SWT, sebagai seorang yang beragama Islam mungkin kita sering membaca ayat Alqur’an dalam surah Al Ashr. Dalam surah tersebut dikatakan dengan jelas bahwa setiap manusia akan merasa rugi jika tidak bisa memanfaatkan waktu yang begitu cepat dalam kehidupan ini. Terkecuali bagi mereka yang beriman dan beramal shaleh, yang senantiasa taat pada ajaran Agama untuk menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangnnya. Menurut peribahasa Arab waktu adalah pedang, dimana lalai sedikit saja akan berakibat fatal dan menyakitkan. Sedangkan menurut peribahasa para pebisnis dimana menempatkan waktu adalah uang, artinya setiap waktu yang dilewati senantiasa memberikan banyak manfaat dan akan sangat rugi jika tidak bisa memanfaatkannya. Rasulullah SAW sering menasihati ummatnya untuk dapat memanfaatkan waktu, beliau bersabda bahwa sebagai muslim kita mesti memanfaatkan waktu sehat sebelum datang sakit, waktu kaya sebelum miskin, waktu lapang sebelum sempit, muda sebelum tua dan manfaatkan waktu hidup sebelum datangnya mati. Pesan tersebut memang syarat akan makna, dimana sebagai seorang manusia yang diberi jatah waktu untuk hidup di dunia ini harus senantiasa menjadi manusia yang bermanfaat. Sedangkan orang yang bermanfaat adalah sebaik-baiknya manusia. Agama Islam telah memberikan panduan untuk menusia dalam menjalankan hidup agar menjadi orang yang bermanfaat. Alqur’an telah mengajarkan banyak hal untuk ditiru dan dijalankan dalam berbagai aspek kehidupan. Perlu diketahui bahwa tujuan akhir dari kehidupan ini adalah mendapatkan ridha Allah SWT untuk kembali ke Syurga, dimana awalnya manusia diciptakan sebagai penghuni syurga. Sedangkan mereka yang akan masuk syurga adalah mereka yang senantiasa bertaqwa, yaitu mendapatkan ridha Allah SWT. Sedangkan mereka yang ingkar dan tidak diridhai dalam hidupnya, akan menjadi penghuni neraka yang penuh dengan siksa. Nah sebagai seorang yang mengharapkan ridha Allah SWT, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk memanfaatkan waktu di dunia ini dengan beribadah dan beramal shaleh. Karena dengan jalan itulah Ridha dan Rahmat Allah SWT akan kita dapatkan. Jadilah orang yang selalu bertaqwa, yaitu menjalankan segala perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya.

Contoh Naskah Pidato Tema Rasa Syukur Dalam Kehidupan


Contoh Pidato Singkat Tentang Rasa Syukur atau Bersyukur dalam menjalani kehidupan. Tanamamkan Rasa Syukur Dalam Kehidupan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil alamin wabihi nasta’in waala umuriddunya waddin wassalatu wassalamu ala asrofil ambiya’i wal mursalin waala alihi wasohbihi ajma’in ama ba’du

Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmatnya yang telah diberikan kepada kita semua. Nikmat sehat, nikmat taufik hidayah inayah, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat Iman & Islam. Shalawat serta salam tak lupa kita sanjungkan keharibaan nabi besar Muhammad SAW

Para Hadirin yang saya Hormati.
Dengan rahmat Allah SWT yang senantiasa memberikan beribu nikmat serta hidayah dan karunianya kepada kita yang patut disyukuri dalam setiap hela napas dalam kehidupan ini. Serta shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, shabat, dan juga semua pengikutnya. Sebagai seorang makhluk yang diciptakan dengan begitu sempurna, sudah sepatutnya kita selalu berucap syukur dengan menjalankan seluruh anggota tubuh menuju kebaikan dan taat kepada perintah Allah SWT yang telah menciptakan dan memberikan kita beribu nikmat. Dari mulai nikmat hidup, sehat, bernafas, dan masih banyak lagi nikmat yang telah dirasakan. Syukur berasal dari bahasa Arab yaitu syakara yang artinya adalah membuka, sedangkan menutu bahasa Indonesia artinya adalah berterima kasih kepada Allah SWT. Dari pengertian tersebut sudah jelas bahwa orang yang bersyukur adalah orang yang memiliki rasa berterima kasih atas apa yang telah diterimanya terutama nikmat yang begitu berlimpah dari Allah SWT. Dalam surah Ibrahim ayat 7 Allah SWT berfirman bahwa siapa yang bersyukur atas nikmat darinya, maka Allah SWT akan menambah nikmat tersebut dan barang siapa yang mengkufurinya maka siksa yang teramat pedih akan menantinya. Di dalam kehidupan ini manusia tidak luput dari rasa berterima kasih karena manusia adalah mkhluk sosial yang selalu berhubungan dan membutuhkan orang lain. Jika seseorang tidak memiliki rasa berterima kasih, maka hidupnya tidak akan bahagia karena tidak akan ada orang yang mau bersama dan menolongnya. Saling memberi dan mengasihi diantara manusia memang diwajibkan, selain untuk menguatkan tali silaturahmi juga menjaga kedamaian. Dengan adanya rasa terima kasih ini, maka rasa saling mengasihi dan saling menolong akan terwujud dengan mudah. Saling berterima kasih diantara manusia sangatlah jauh berbeda dengan apa yang diberikan oleh Allah SWT dalam hidup ini. Betapa mahalnya organ yang kita miliki yang diciptakannya dan tidak akan ada orang yang mampu menandingi ciptaannya. Karena itulah dalam kehidupan ini kita harus senantiasa beryukur atas semua nikmat dari Allah SWT dalam keadaan apapun itu, dengan begitu maka kita akan mendapatkan nikmat yang jauh lebih banyak lagi.
Tips dan Trik Cara Melupakan Mantan

Tips dan Trik Cara Melupakan Mantan

Bagi agan2 yang kebetulan sedang galau karena didepak oleh pasangannya dan masih dihantui oleh bayang-bayang masa lalu. Dan punya niat ingin melupakan bayangan semu tersebut... Ane punya beberapa Tips dan Trik untuk melupakan EX "mantan" agan tersebut.
Mudah-mudahan dengan cara yang akan ane tulis ini. Bisa membantu agan sekalian dalam menyelesaikan masalahnya.
Berikut salah satu syaratnya... yang pertama. Persiapkan mental agan, supaya kelak tidak menyesal hehehe... Siapa tau nanti setelah berhasil melupakan dia. Agan malah nyesel karena lamunan agan yang tiap hari selalu berisi tentang dia. Jadi hilang dan agan merindukan kembali moment itu...
Ok... kita lanjut aja ke intinya...

1. Kalah
Maksudnya... Agan harus bisa mengakui kalau agan itu "KALAH"
Anggap aja masa lalu agan ketika masih bersamanya merupakan sebuah permainan atau game. Dan dalam pertandingan itu. Hasil akhirnya adalah "You Are Loser"... Jadi pada intinya kita harus bisa ikhlas menjadi seorang "Pecundang Sejati"... hehehe... Are You Ready?... Harus bisa menerima predikat itu dan harus siap... However

2. Mimpi Masa Lalu
Buang semua hal-hal yang berhubungan dengannya... Jangan berkalkulasi dengan materi... karena hati dan perasaan lebih mahal bila dibandingkan dengan materi...
Contohnya... Jangan menyimpan foto atau barang yang ada hubungannya dengan dia. Buang dan bakar semua itu... Karena benda2 tersebut malah hanya akan menjadi pemicu ingatan kita. Membuat kita teringat kembali akan masa lalu disaat kita melihat benda-benda tersebut.
Jangan pernah berhitung "Rugi" karena kita telah memberi dia ini dan itu. Anggap aja sedekah hehehe... Yang ikhlas ya... supaya dapat pahala :D
Bener gak? Heheheh

3. Menjadi orang baru
Maksudnya... Buang semua akun-akun agan yang masih terkoneksi dengan dia. Ganti nomor hp. Pokoknya semua hal yang berbau komunikasi dihilangkan dari kehidupan agan. Toh gk susah untuk membuat akun baru atau mengganti no hape dengan nomor yang baru...
permasalahannya adalah.... ketika akun-akun tersebut ada hubungannya dengan kolega atau pekerjaan agan. Nah itu salah satu kendala yang haris agan pikirkan sendiri hehehe... (daripada terus2an mikirin dia)... Mungkin itu harus dipertimbangkan kembali.

Baru tiga ya? Tp waktu sepertinya udah gk cukup lagi nich buat ngelanjutinnya... Udah sore. Belum mandi dan belum menghadap pencipta kita hehehe...
Mungkin dikesempatan yg akan datang. Kita lanjutin lagi cara melupakan mantan itu...
Oiya... bagi agan dan sis yang punya saran lainnya... silahkan tulis dikolom komentarnya....
Semangat dan semangat :D
Aku Memang Dungu

Aku Memang Dungu

Aku memang dungu.
Tapi hatiku bukan batu.
Aku memang belagu.
Tapi hatiku punya cemburu...

Aku memang selalu salah.
Tapi hatiku sekalu resah.
Aku memang orang susah.
Tapi hatiku tak akan pasrah.

Setiap beban dan dosa yang pernah kita lalui...
Setiap rintangan dan cobaan yang pernah kita hadapi.
Kita selalu bisa lalui agar kembali bersatu.
Tapi aku bukan batu.
Aku bukanlah orang selalu tabah menatapmu berlalu dan melaju didepan mataku.
Dulu mungkin aku masih kuat...
Dulu aku masih mampu.
Namun waktu telah membuatku rapuh.
Usia yang menghantuiku.
Aku kalah dan harus mengalah.
Aku kalah karena keadaan.
Tubuh rentanku tlah menyadarkanku.
Menyadarkanku akan dirimu.

Dirimu yang masih banyak waktu.
Dirimu yang masih punya harapan baru.
Sementara aku?
Aku hanyalah batu...
Batu tua yang teronggok disudut pintu.
Hanya bisa diam membisu.
Hanya bisa diam membiarkan kau berlalu.
Anak Tangga Yang Terlupakan...

Anak Tangga Yang Terlupakan...

Bagaikan anak tangga yg hanya bisa diinjak dan ditinggalkan...
Manusia kadang lupa akan sesuatu yang telah dia laluinya...
Mereka tidak pernah sadar kalau jalan tersebut telah mengangkat derajatnya ketempat yang lebih tinggi...
Mereka lupa...
Mereka merasa bahwa semua itu adalah usahanya...
Adalah takdir dan nasibnya...
Mereka lupa anak tangga yang telah memberinya jalan...
Anak tangga yang memikul beban...
Anak tangga yang berusaha tegar menahan beban...
Sementara manusia hanya bisa berkata... 
itu semuanya tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan keadaannya saat ini..
Rasa angkuh dan sombong akan keberhasilannya...
Jangankan untuk berterimakasih...
Untuk melirik kebelakang dan mengucapkan "Selamat Tinggalpun" rasanya enggan...
Sementara anak tangga hanya bisa diam...
Tersenyum dalam kesendiriannya...
Karena apa yang telah dia berikan semuanya...
Adalah ketulusan...
Dia hanya bisa memendam rasa bila ada orang yang menggapnya tak berarti...
Dia hanya bisa diam diguyur air hujan dan panasnya terik matahari...
Dia hanya bisa diam dengan kerapuhan tulang-tulangnya yang lambat laun mulai menggerogotinya...
Dia hanya bisa diam disaat ada yang harus menggantikannya...
Dia hanya bisa diam...
Diam tanpa dihargai
Dan diam tanpa ada yang mengingatnya...
Betapa dia telah begitu lama menahan beban orang-orang yang telah melaluinya...
Dia "Ikhlas dan pasrah"...
Diam... Diam dan diam :')
Back To Top